Rabu, 10 Agustus 2011

Download Materi Turunan

http://mhd.blog.ittelkom.ac.id/blog/files/2009/07/turunan-stt1.pps

Sabtu, 23 Juli 2011

APA ITU GAYA BELAJAR

Gaya belajar merupakan cara kombinasi yang dimiliki oleh seorang peserta didik untuk menerima, menyerap, mengatur dan mengolah materi pelajaran yang diterimanya selama proses pembelajaran.

Gaya belajar visual adalah suatu gaya belajar yang cenderung mengandalkan penglihatan sebagai alat untuk dapat menerima atau menyerap informasi.
Gaya belajar auditorial adalah suatu gaya belajar yang cenderung mengandalkan pendengaran sebagai alat untuk menerima atau menyerap informasi.
Gaya belajarkinestetik adalah suatu gaya belajar yang cenderung mengandalkan gerakan atau praktek langsung untuk menerima atau menyerap informasi.


PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENURUT GAYA BELAJAR SISWA

ABSTRAK

Al Jamin Ode, 2011 Perbedaan Hasil Belajar Matematika Menurut Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 07 Samarinda Tahun Pembelajaran 2010/2011 dibimbing oleh Drs. Pramudjono, M.S sebagai pembimbing I dan Drs. H. Sumarno, M.Pd sebagai pembimbing II.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika menurut gaya belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 07 Samarinda pada materi pokok faktorisasi suku aljabar tahun pembelajaran 2010/2011. Jenis penelitian adalah ex post facto. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 07 Samarinda dan yang menjadi sampel yaitu siswa yang memiliki kombinasi gaya belajar tipe visual, auditorial dan kinestetik yang dikategorikan tinggi ataupun rendah dengan jumlah 201 siswa dari 286 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik cluster sampling. Instrumen yang digunakan untuk faktor gaya belajar adalah dengan menggunakan angket sebanyak 45 item pernyataan, sedangkan untuk mengukur hasil belajar matematika adalah tes uraian tentang faktorisasi suku aljabar sebanyak 6 item.

Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh modus skor dari ketiga gaya belajar yaitu tipe visual sebesar 32, tipe auditorial sebesar 31, dan tipe kinestetik sebesar 33. Berarti kebanyakan gaya belajar visual, auditorial maupun kinestetik siswa tergolong masih rendah. Rata-rata hasil belajar matematika siswa adalah 67,17 meunujukan hasil belajar matematika sudah tergolong baik.

Hasil analisis inferensial dengan menggunakan analisis varians multifaktor 23 yaitu uji Univariate Analysis of Variance, diperoleh Fhit V = 19,738; Fhit A = 21,190; Fhit K = 4,962; dan Fhit VxAxK = 10,973 dengan Ftabel masing-masing faktor adalah 3,98. Hasil analisis menunjukan Fhit V > Ftabel (19,738 > 3,98) maka terdapat perbedaan tinggi rendahnya gaya belajar tipe visual terhadap hasil belajar matematika. Fhit A > Ftabel (21,190 > 3,98) maka terdapat perbedaan tinggi rendahnya gaya belajar tipe auditorial terhadap hasil belajar matematika. Fhit K > Ftabel (4,962 > 3,98) maka terdapat perbedaan tinggi rendahnya gaya belajar tipe kinestetik terhadap hasil belajar matematika. Fhit VxAxK > Ftabel (10,973 > 3,98) maka terdapat pengaruh interaksi antara ketiga tipe gaya belajar visual, auditorial maupun kinestetik terhadap hasil belajar matematika siswa.

Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki gaya belajar visual tinggi dengan siswa yang memiliki gaya belajar visual rendah, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki gaya belajar auditorial tinggi dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditorial rendah, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik tinggi dengan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik rendah, terdapat pengaruh interaksi antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik terhadap hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 07 samarinda kelas VIII semester I pada materi pokok faktorisasi suku aljabar tahun pembelajaran 2010/2011.

Kamis, 21 Juli 2011

Perjalanan Hidup

Perjalanan Hidup...
seberapa kuat dirimu bertahan menghadapi sebuah perubahan yang terus berjalan seiring waktu bergulir, tak perduli serapuh apa dirimu? waktu tetaplah terus berotasi... Terkadang terpikir untuk menyerah! Dan mencoba untuk mengakhiri semuanya, namun tiba-tiba bayangan itu mencul dan membuyarkan semua pikiran itu, satu sosok bayangan yang selalu menjadi energi penyemangat untuk terus bertahan mangarungi perjalanan hidup yang penuh dengan cobaan...Dia yang telah tiada, namun dialah yang membuat saya ada,,, Dan dia yang akan selalu menjadi penyemangatku...
untuk seorang Ibu yang telah rela mengeluarkan darah untuk keberadaanku...

Jumat, 23 April 2010

Buan metik'05



mahasiswa matematika FKIP Unniversitas Mulawarman Angkatan 2005

Sabtu, 27 Juni 2009

Permainan matematka

  1. tunjukin diri lo anak matematika................
    ada 4 buah angka rahasia yang harus anda temukan???
    - angka pertama adalah jumlah angka ketiga dengan angka kedua
    - angka kedua adalah selisih angka pertama dengan angka ketiga
    - angka ketiga adalah jumlah angka kedua dengan angka keempat
    -angka keempat adalah selisih angka ketiga dengan angka kedua
    - jumlah semua angka adalah 25
      tenang aja door prise.............